Pilih Buat atau Beli Nasi Tumpeng?

Memiliki rencana untuk menyajikan nasi tumpeng dalam sebuah acara tertentu,memang harus dilakukan dengan perencanaan yang matang. Betapa tidak, meski sajian nasi tumpeng terlihat begitu sederhana yakni di tengah-tengah adalah disajikan nasi kuning dalam bentuk kerucut, kemudian dihiasi dengan berbagai hidangan di pinggirnya baik itu aneka ayam, telur, urap, tahu bacem, perkedel, keripik kentang, lalapan, sambal, dan berbagai masakan lainnya, namun penyajian nasi tumpeng tidaklah mudah, tetap memerlukan usaha yang baik sehingga sajian bisa berhasil sesuai yang diharapkan.

Selain dengan membuat sendiri, kini ada cara lain yang bisa dilakukan untuk memperoleh nasi tumpeng, yakni melakukan pemesanan kepada penjual. Pilihan antara membuat dan membeli nasi tumpeng memang kerap menimbulkan kebingungan. Pasalnya jika sajian nasi tumpeng dibuat sendiri dan ternyata gagal, tidak menutup kemungkinan sebuah acara akan kurang hikmat, sedangkan kalau memesan takut tidak sesuai keinginan. Untuk mengambil jalan terbaik di antara kedua pilihan tersebut, yuk simak lebih lanjut pembahasan di bawah ini:

Membuat

Tentu sangat bahagia bila dapat membuat dan berhasil sukses menyajikan nasi tumpeng, dengan cita rasanya yang enak dan lezat bisa meningkatkan semangat untuk membuatnya kembali. Namun, perlu beberapa pertimbangan yang sebaiknya diperhatikan apabila ingin memutuskan untuk membuat, sebagai berikut:

  • Biaya

Bahan pembuatan nasi tumpeng tidaklah sedikit apalagi untuk sajian sebanyak 30 orang atau lebih, baik itu dari beras, ayam, telor, tempe, timun, kentang, sayuran, dan bumbu-bumbu serta kebutuhan lainnya. Tentunya semua bahan-bahan makanan tersebut mesti dipersiapkan dengan baik agar terasa lezat. Sementara biaya yang digunakan untuk memenuhinya relatif besar, tidak menutup kemungkinan mencapai ratusan ribu rupiah. Semakin besar sajian pastinya akan semakin banyak pula persediaan bahan-bahan yang harus disediakan. Hal ini jelas membuat biaya yang perlu dipersiapkan harus maksimal.

  • Proses pembuatan

Pembuatan nasi tumpeng memerlukan waktu yang cukup banyak, bahkan bisa menguras energi karena banyak proses yang harus diselesaikan. Seperti halnya ayam yang harus diolah, begitu juga kentang, tempe, telur, dan berbagai bahan serta bumbu-bumbu yang akan digunakan. Kegiatan ini juga membutuhkan keahlian yang baik agar penyajian nasi tumpeng dapat menarik perhatian.

Membeli

Jika masih ragu-ragu untuk membuat, kini alternatif lain yang bisa dipilih adalah dengan cara membeli. Di samping nasi bento, penjual juga banyak menawarkan nasi tumpeng baik itu untuk sajian 20 orang, 30 orang, atau bahkan 50 orang. Bila merasa lebih baik membeli karena waktu yang dimiliki sangat singkat serta keahlian tidak begitu mendukung, beberapa uraian di bawah ini dapat menjadi sebuah gambaran.

  • Harga

Saat ingin memesan harga menjadi salah satu poin utama yang patut diperhatikan. Pasalnya, pengeluaran antara memesan dan membuat sendiri relatif berbeda. Namun, tidak semua penjual menawarkan harga yang sama. Ada yang memberi harga IDR 800.000 untuk nasi tumpeng 20 orang, IDR 1 juta untuk 30 orang. Di penjual lain bisa jadi lebih mahal atau bahkan lebih murah. Biasanya harga tergantung dari kualitas sajian (enak, lezat, bersih, dsb) dan bagusnya pelayanan yang diberikan. Agar memuaskan, pertimbangkan pemberian harga dari si penjual secara teliti, apa saja menu yang disediakan apakah lengkap atau kurang.

  • Cara pemesanan

Memesan nasi tumpeng sangatlah mudah karena saat ini banyak penjual yang memasarkan secara online. Melalui akses internet, Anda pun bisa melakukan pemesanan secara langsung. Dengan memilih sajian sesuai yang diminta, penjual akan menyediakan dalam waktu yang telah ditentukan.

Bila ingin membuat nasi tumpeng pastikan dapat memulainya dengan baik. Sebaiknya tidak untuk dijadikan percobaan karena bukan tidak mungkin akan menimbulkan berbagai kekurangan. Sementara jika ingin membeli, pastikan dapat menemukan penjual yang terpercaya untuk mendapatkan pemesanan sesuai harapan.